Keyword Research

SEARCH INTENT Menentukan nilai sebuah Keyword

Setiap keyword mempunyai nilai yang berbeda2. Ada keyword yang dicari oleh banyak orang, tapi sama sekali tidak berguna. Ada juga keyword yang volumenya sedikit, tapi nilainya tingggi. Kita harus menilai keyword berdasarkan intent dari pencarinya.Search intent diartikan sebagai apa maksud atau tujuan dari pencarian yang dilakukan.

Contoh,,Ada seseorang yang melakukan pencarian dengan memasukkan kata kunci “beli laptop asus” wajarnya orang tersebut pasti ingin membeli laptop asus. Dengan mengetahui maksud atau intent tersebut, kita bisa membayangkan konten apa yang diinginkan oleh pencari dan Google paham bahwa orang yang menggunakan kata kunci “beli laptop asus” pasti ingin membeli. Ttidak mungkin google memberikan informsi tentang artikel asus, spesifikasi, deler2 resmi asus dll..google memberikan jawaban yang paling relevan. maka dari itu halaman produk dari toko online akan mendapatkan peringkat atas.

User itu butuh informasi resmi/terpercaya. Maka dari itu, akan sangat sulit bagi website baru untuk bersaing di keyword ini. itulah yang dimaksud search intent.kita bisa membagi search intent menjadi 4 kategori.

 

1. Informasional

Sudah jelas bahwa orang yang mengetikkan keyword informasional pasti lagi butuh informasi, maka dari itu kontent yang di sajikan harus berupa informasi. Informational intent merupakan keyword yang paling banyak volumenya dibandingkan intent lain. Karena itu, website yang berisi informasi banyak bertebaran di internet. Tapi harus di perhatikan bahwa google sudah faham user ingin mendapatkan informasi dengan cepat. maka biasanya google langsung memberikan jawaban sendiri dengan cepat. namanya quick answer box

x

Dengan sistem seperti ini otomatis user tidak perlu membuka website manapun.  quick answer box ini sering muncul kalu kita pakai kata kunci dengan menggunakan bahasa inggris. kalau bahasa indonesia masih jarang. namun tidak menutup kemungkinan kedepannya akan seperti itu juga. Hal seperti ini akan menyebabkan jumlah pengunjung menurun drastis daripada sebelumnya.

 

2. Navigational

Keyword jenis ini biasanya volumenya besar, tapi tidak ada manfaatnya. biasanya sistem ini digunakan ketika orang ingin mengunjungi sebuah website namun mereka lupa/tidak tau alamatnya. maka di ketiklah di google dengan keyword tertentu. Biasanya si pencari langsung mengunjungi suatu website yang di tuju. maka dari itu website lainnya tidak akan mendapatkan pengunjung.

xx

 

3. Commercial Investigation

Cara ini di gunakan untuk mempelajari perbandingan harga atau produk yang lain ketika ingin melakukan pembelian. pasti user biasanya membandingkan dulu sebelum membeli, mulai dari harganyalah, spesifikasinyalah dll. inilah yang disebut commercial investigation.  contoh,,“tempat kursus bahasa inggris di bandung”,“web hosting terbaik di indonesia”dll.

Keyword jenis ketiga ini berpotensi menghasilkan pembeli. Meskipun mereka mungkin belum ingin membeli langsung saat itu juga, tapi minimal mereka sudah pikir-pikir. Tugas kita adalah meyakinkan mereka. Kalau anda ingin menjual produk/jasa, cari sebanyak-banyaknya keyword commercial investigation yang berhubungan dengan bisnis anda.

 

4. Transactional

Orang yang melakukan pencarian di Google menggunakan keyword transactional berarti sudah siap membeli suatu produk/jasa. seperti contoh di atas tadi “beli laptop asus” sudah dipastikan mereka pasti akan membeli. Meskipun volume pencariannya sedikit, tapi tingkat konversinya sangat besar. Dibandingkan dengan keyword informational, volume besar tapi konversi kecil. tetapi persaingan keyword seperti ini saningannya akan ketat karena akan bersaing seperti Lazada, MatahariMall, Zalora, dll.

 

STRATEGINYA

Caranya begini,,,jangan terlalu fokus di kata kunci transactional. karena kebanyaka semua orang konten di halaman website mereka hanya mengincar kata kunci yang sifatnya transactional. Kata kunci lainnya diabaikan. Anda jangan lakukan seperti itu.

Akibatnya jika mengabaikan kata kunci yang lainnya:

  1. Pengunjung website tidak mendapatkan informasi yang memuaskan
  2. Website anda jadi terlihat mencurigakan/tidak terpercaya
  3. Sulit mendapatkan peringkat tinggi karena kontennya tipis

makadari itu dalam sebuah situs harus mempunyai semua kategori tadi. berapa jumlahnya?Kalau anda sanggup membuat banyak konten, maka informational sebaiknya lebih banyak daripada commercial investigation dan transactional. Kalau tidak mampu, maka commercial investigatian lebih banyak.

Yang terpenting, perhatikan 2 hal ini:

  • Jangan buat terlalu banyak konten dengan kata kunci transactional. Fokus ke kualitas, bukan kuantitas
  • Keyword informational harus masih berhubungan dengan jenis produk yang dijual

 

 

Advertisements