Keyword Research

Cara Mencari Long Tail keyword bernilai tinggi

Mengapa harus menggunakan long tail keyword?

Mencari keyword itu tidak hanya untuk mendapatkan volume tinngi tetapi untuk mendapatkan yang tepat sasaran yang biasanya lebih panjang. Karena itu disebut Long Tail Keyword. mengapa long tail keyword di butuhka?

  • Karena keyword yang bernilai tinggi atau memiliki commercial intent (niat membeli) biasanya panjang. Secara logika, kalau seseorang ingin membeli produk misalkan Samsul Galaxy X, mereka akan melakukan pencarian “beli Samsul Galaxy X Jakarta”, bukan cuma “Samsul Galaxy X”.
  • Long tail keyword umumnya memiliki persaingan lebih rendah daripada keyword pendek. Meskipun volumenya lebih kecil, kita bisa secara tidak sengaja menargetkan banyak long tail sekaligus sehingga volumenya jadi banyak juga.

untuk mencari long tail keyword ada bebrapa tool yang bisa di gunakan

1. Ubersuggest

  • Buka Ubersuggest di sini
  • Masukkan kata kuci yang mau di cari maka disitu akan muncul banyak keyword yang sudah di urutkan mulai dari a-z

2. Google Webmaster Tools/Google Analytics

Untuk mendapatkan keyword ini, silahkan menuju Google Webmaster Tools atau Google Analytics (kalau sudah dihubungkan). Kemudian klik menu Search Traffic > Search Queries. Dari sini anda bisa menemukan keyword tersembunyi di website anda.

3. SEMRush

Dengan menggunakan SEMRush, anda bisa mengintip keyword organik dari website lain yang memiliki topik sama dengan website anda.

Ciri-ciri Long tail keyword yang bernilai tinggi.

  1. Volume pencarian per bulan tidak 0. Kalau keyword anda berbahasa Inggris, pencarian per bulan sebaiknya di atas 880.
  2. Memiliki commercial intent.
  3. Persaingan mudah. Tidak semua LTK memiliki persaingan rendah, jangan sampai anda mengincar keyword dengan volume kecil tapi persaingannya tinggi.

Dari sekian banyak keyword yang sudah kita kumpulkan lantas bagaimana menentukan prioritasnya? Berikut ini urutan prioritas berdasarkan jenis website:

  1. Blog informasi – volume, persaingan, intent
  2. Blog bisnis – volume, intent, persaingan
  3. Blog mikro – persaingan, intent, volume
  4. Toko online (e-commerce) – intent, volume, persaingan
  5. Jasa/layanan – intent, volume, persaingan

Intinya, dari ketiga faktor penentu tersebut mana yang lebih penting dan profitable untuk website anda harus diprioritaskan. Misalnya untuk website toko online dan website yang menjual layanan, jasa, SaaS, serta web-app, yang diprioritaskan adalah keyword dengan intent Commercial Investigation dan Transactional supaya conversion rate lebih besar. Kalau anda ingin mengincar volume tinggi untuk jenis-jenis website tersebut, buatlah blog bisnis di sebagai penunjang.

Advertisements