Copywriting

Mindset Copywriter handal

Tidak semua orang memiliki mindset dan tujuan yang benar ketika melakukan sesuatu. entah itu bisnis, maupun yang lainnya. Kadang menjadi kurang fokus dan kadang hanya berjalan apa adanya tanpa sebuah perencanaan. Untuk menjadi seorang copywriter anda harus mempunyai mindset yang kuat. harus mempunyai mindset seorang copywriter.

Meskipun anda punya 1000 template copywriting dalam berbagai aspek, punya teknik yang bagus namun kalau anda tidak punya pola pikir seorang copywriter.. tidak ada artinya. template akan membuat anda kaku dan template bisa kadaluarsa.

Pahami hal berikut untuk menjadi seorang copywriter yang handal. Dengan memiliki pengetahuan ini, anda akan mampu menciptakan copy yang efektif bahkan apabila 1000 tahun ke depan anda masih hidup.

1. Copywriting bukan (cuma) penulis

Copywriter bukan cuma seorang penulis, copywriter adalah orang yang mendalami psikologi manusia. Ingat bahwa fungsi utama seorang copywriter yaitu: membuat copy yang mampu meningkatkan penjualan.

Artinya anda harus “masuk” ke otak mereka.Kemudian menyalurkan ide-ide yang ada di kepala anda agar diterima oleh mereka. Agar mereka mau mengambil tindakan sesuai yang anda inginkan.

2. Tidak ada yang peduli dengan anda

Tidak ada yang peduli dengan tulisan anda. mereka tidak peduli dengan informasi yang mereka tidak butuhkan. Jadi berikanlah informasi yang mereka pedulikan. Seorang copywriter harus mengetahui apa informasi yang paling dibutuhkan oleh calon customer mereka. Kemudian sediakan informasi tersebut.

Setelah mereka merasa anda adalah orang yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan mereka, barulah mereka peduli dengan anda. Sekali lagi, ingat:Mereka tidak peduli dengan anda, mereka hanya peduli dengan diri sendiri.

3. Lakukan penjualan seolah-olah kepada 1 orang saja

Yang sering terjadi seperti ini:

Anda ingin mendapatkan pembeli sebanyak-banyaknya. Maka dari itu anda membuat sales page yang menargetkan semua kalangan. Harapannya supaya semua bisa membeli. Padahal yang terjadi adalah copy anda jadi tidak efektif sama sekali.

Misalnya penjualan properti. Umumnya ada 2 jenis pembeli: orang yang ingin membeli rumah untuk ditempati, atau orang yang ingin membeli rumah untuk berinvestasi. Keduanya berbeda 180 derajat. Anda tidak bisa melakukan penjualan kepada keduanya sekaligus. Keduanya punya selera, kelas, dan permasalahan yang berbeda.

Solusinya: buat buyer persona  (bukan pesona) yaitu perwakilan rata-rata dari customer ideal anda.

Caranya: buat segmentasi yang lebih spesifi calon pembeli kita. tentukan produk kita itu untuk siapa.

  • Jenis kelamin
  • Umur
  • Status
  • Pekerjaan
  • Permasalahan utama
  • Yang bisa kita bantu
  • dan lain lain.

Itulah buyer persona kita.

4. Jangan menjadi robot

Jangan jadi copywriter yang kaku dalam menulis, harus sesuai EYD lah,menulis yang kaku sesuai tata bahasa dll. ada yang bilang kalau bahasa yang seperti itu tampak lebih profesional.

Ingat,kaku =/= profesional.

Kaku bukan profesional. Santai juga bisa profesional.Meskipun dalam bentuk tulisan, seorang copywriter harus bisa membuat tulisan yang seperti berbicara langsung kepada orang lain.Gunakan bahasa sehari-hari yang sering mereka gunakan di antara kalangannya sendiri ketika mengeluhkan sesuatu terkait fungsi produk anda.Jangan ciptakan kalimat yang asing.

Jadi, untuk menyimpulkan tema ini ada 4 kesalahan paling mendasar dalam copywriting:

  1. Tidak memikirkan apa yang terjadi di pikiran orang lain ketika membaca tulisan anda
  2. Terlalu fokus dengan diri sendiri
  3. Berbicara ke orang yang salah
  4. Membosankan dan sulit dimengerti

Advertisements